Posted by: dethapradipta on: 14 Juni 2009
Saya mendapatkan suatu filosofi saat perbincangan dengan seseorang.
Pendidikan di Indonesia tidak seharusnya mengambil dari luar negeri atau mencontek sistem belajar orang lain. Belum tentu apa yang cocok pada sistem pendidikan mereka akan cocok pula pada pendidikan Indonesia. Saya diberikan contoh oleh Pak Ardhana. Hutan di Kalimantan selama ratusan tahun dipelihara oleh suku Dayak dan tidak ada sesuatu yang serius pernah terjadi disana. Akan tetapi ketika orang asing masuk dan membawa pengertian yang baru tentang alam, banyak oknum memanfaatkan hutan berlebihan untuk kepentingan sendiri. Pengetahuan kita sebenarnya sudah ada dari dulu namun orang lain mengajarkan kita hal yang berbeda dan tidak cocok. Apabila pengertian kita terhadap alam dan pengetahuan bisa kita kembangkan, pasti bisa menjadi negara yang maju.
Tapi sekarang negeri ini ingin seperti negara maju lainnya dan menerapkan sistem pendidikan sesuai UNESCO( United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization).
Saya akan membahas filosofi pengetahuan(menurut ajaran Hindu).
Posted by: dethapradipta on: 12 Juni 2009
Oleh Ishak H. Ismullah., Prof.,Dr.,Ir.,DEA
Perkembangan penginderaan jauh dunia
1.Lensa udara 1839
2.Pengukuran atau survey dengan menggunakan pesawat
3.Fotografi 1855
4.Pemotretan hitam putih 1861
5.Ultraviolet 1895
6.Infrared 1960
7.Radar menggunakan microwave
8.SLAR 1960
9.LANDSAT1 atau ERTS (Earth Resources Tehnology Satelite) sekarang LANDSAT 7
10 Quick Bird menggunakan resolusi tinggi 1 pixel=1meter
11.ORBISAR
12.Lidar
Di Indonesia ground station(melacak sinyal seluruh Indonesia) terdapat di pare-pare
Baca entri selengkapnya »
Posted by: dethapradipta on: 11 Juni 2009
MGG akan merayakan dies besar bulan Oktober (timing disesuaikan denagn Lebaran dan Kuningan). Untung saja wisuda ITB tidak jatuh tepat saat pelaksanaan tanggal dies. Banyak upaya yang sudah dilakukan pasukan MGG. Salah satu yang paling gencar untuk saat ini adalah pencarian dana. Perhitungan dan perkiraan dana mencapai100 juta , entah apakah itu jumlah yang realistis bisa dicapai atau tidak. Tapi yang jelas anak-anak MGG sedang mengusahakan jumlah besar tersebut. Inilah organisasi, selalu ada pembelajaran dalam pencarian dana.
Beberapa teman2 yang sudah ada di bali sedang mengusahakan bazar yang akan dijual ke anak2 SMA di Bali khususnya di Denpasar. Baca entri selengkapnya »
Posted by: dethapradipta on: 11 Juni 2009
jaman dahulu kala MGG sering terpaut bisnis dengan pura. Dulu pura belum megah seperti sekarang. Karena MGG mengajukan proporsal mengenai gamelan baru, maka gamelan lama dititipkan ke pengempon pura dengan maksud mendukung kegiatan keagamaan dan spiritual, serta menambah karismatik dari pura tercinta. Namun beberapa pihak secara langsung ato tidak memanfaatkan gamelaen untuk kegiatan binis *sehubungan duit* . Nah ini yang sekarang masih menjadi konflik antar generasi.
Secara kontrak yang tidak tertulis, seharusnya kegiatan yang menghasilkan uang dimasukkan ke kas pura dan pemeliharaan alat. Akan tetapi sebagian besar entah berapa %, uang hasil kegiatan masuk ke dompet.
Penyelesaianya lebih lanjut, MGG memberikan surat pada Ketua Banjar Bandung Utara perihal penitipan gamelan dan pemakaian sesuai ketentuan berlaku. Tindak lanjutnya belum terlihat. Apakah benar gamelan tersebut hanya untuk pura atau ada oknum-oknum yang memanfaatkan??
Posted by: dethapradipta on: 22 Maret 2009
aku kembali hidup
bhuuahahahaha
dengan banyak kisah sedih anak2 geodesi
Posted by: dethapradipta on: 19 Mei 2008
biasa begini mahasiswa males. Walaupun sudah bakal uas tapi tetep sempet aja ke warnet ngetik yang gak jelas. Aku juga ga ngerti kenapa kalo akan belajar ada saja alasan yang asik buat menghentikan kegiatan belajar yang terkutuk. Apa cuman aku atau seluruh pelosok orang bodoh juga begini ya?
Kenapa bodoh? Kenapa Indonesia masih banyak yang bodoh? Apa orang bodoh itu ada gunanya di muka bumi? Jawabku tidak! Itulah sebabnya ilmuan pinter menciptakan bom biar orang bodoh menyingkir dari muka bumi, tapi teroris menyalahgunakan pemikiran para orang pinter tresebut dengan membom orang yang lagi mabuk (mabuk kan bukan berarti bodoh). Hahahahaha argumen yang bodoh dari orang bodoh. Banayak aku denger aku bodoh karena males. Terus kenapa bisa males ya? Padahal sudah mencoba rajin sedikittapi kebiasaan asik di masa lalu tak bisa lepas. Beberapa kebiasaan bodoh orang yang males yang aku tau sih ada 3, mungkin ada yang mau nambahain ga pa pa. hehehehehehe.
Pertama orang males itu suka buat motivasi biar rajin, tapi males menepatinya. Aku contohnya, jelas-jelas aku nempel kertas ukuran gede “TIDUR SEBELUM JAM 11 BANGUN SEBLUM JAM 5″. Apa mataku katarak ya. Aku gak pernah tidur sebelum jam 12. Entah aku main game sampai larut atau nonton film. Pokoknya aku g pernah belajar sampai semalan itu. paling juga sampai jam 9 sudah menyerah. Sisanya cuman belajar boongan.
Pasal kedua: orang males itu suka menggenapkan waktu. Misalnya aku sudah bangun jam 6.13 tapi begitu melihat jam di hape jadi berpikir angka di jam jelek dan lebih bagus bangun jam 6.15 yaa tidur bentar lagi. Bangun lagi jam 6.19 yaaah 1 menit lagi jam 6.20 tanggung tidur bentar aja. Sampai akhirnya jam 6.55 TERPAKSA bangun itupun kalau kuliah. Itulah alasan kedua aku gak pernah mandi pagi hehehehe(alasan pertama kedinginan).
Pasal tiga : orang males selalu kalah dengan tempat tidur dan game atau apapun itu kegiatan yang bukan belajar atau bekerja.
Dari 3 pasal aja sudah membuktikan aku ini orang males. Bagaimana dengan jutaan orang Indonesia lainnya. Perlukah aku mengetes mereka? Atau lihat aja bukti segelinyir orang yang males nari duit halal yang akhirnya korupsi atau nyolong (sama aja).
Aku sadar, aku gak akan teriak-teriak mnta BBM turun, minta presiden turun, minta hakimin koruptor, atau apalah. Soalnya pada dasarnya orang yang teriak juga males menggunakan otak mereka mencari solusi. Kalau ingin bangsa Indonesia maju maka perbaiki diri sendiri dengan mulai tidur jam 11 dan bangun jam 5. Itu saja sudah cukup.
Posted by: dethapradipta on: 27 April 2008
entah dibilang pagi atau belum
gw terbangun dari mimpi indah ada apa gerangan. Serasa mimpi ada yang hancur tapi gue lupa apa tepatnya. Mudah-mudahan aja bukan nilai gue yang bakalan hancur.
Eh y,berhubung gue uda jarang baca koran jadi gue kaga tau berita terbaru tentang dunia. Yang gue tau angkatan gue uda kalah 2 kali dalam pertandingan futsal. Gue uda berkorban demi angkatan sampai kaki lecet, kuku kelingking kaki sampai patah dan retak (hiks…sakit). Tapi tetep ga menang. Masa sih ada hubungannya angkatan termuda selalu kalah?
Gue sudah mati-matian membela garis belakang. Atau nyerang kurang serempak?Ah kompak kok buktinya gue ditinggal sendiri waktu 4 orang temen yang lain nyerang gawang musuh. Prtndingan yang kedua kalah 2-1. Yah sudahlah mungkin kekalahan ini supaya mempererat kerjasama di lain pertandingan.
Posted by: dethapradipta on: 24 April 2008
(judulnya kaya SD)
pagi emng cerah hari ini. Beda ama kemaren bosen juga kiat hujan terus. Kmren gw sakit jadi y waja klo males bangun. sekarang??males juga sih kuliah kenapa harus pagi banget sih. Knapa gak siangan dikit aja. Uda bensin abis untunglah gw gak dorong. Uda di kampus ga bisa konsen lagi, ada perkara rumah tangga yang belum selesai. HHHUUUUAAA besok UTS tapi malem kemaren ga serius belajar gara-gara masih ada masalah. Kenapa pagi harus cerah? Mau ngejek gue? mentang-mentang elo punya masalah global warming jangan ditumpahin dengan ngejek gue.
mengingat umurku yang uda agak dewasa mari selesaikan masalah dengan jantan dan kepala dingin. Pertama-tama buat cewekku (mudah2an dibaca am dya) detha minta maaf klo ada salah y. Dta ga mau ampe iin nangis gara-gara dta.
okeh……masalah yang itu plong untuk sementara. Tapi buat buku kalkulus : kok elo tebel banget sih. Enaknya tuh elo jadi senjata perang aja lebih ampuh daripada bambu runcing klo bambu runcing cuman sakit berdarah-darah. Tapi kalo senjatanya buku kalkulus yang tebel lawan bisa kelenger tepar liat rumus-rumus. Hal itu dikarenakan buku selain gudang ilmu juga obat tidur bagi beberapa orang bodoh dan malas, tanpa bahan kimia dan efek samping. Contohnya ada orang disamping gue (rahgung) langsung tepar baru baca 2 halaman.
peace D_ta
Posted by: dethapradipta on: 23 April 2008
mat pagi pak,,,mat pagi bu,,,,
sapaan yang akrab di telinga bagi yang perna mengecap pendidikan sekolah dasar. Anak-selalu diajarkan untuk menghormati orang tua dan guru di sekolah. Itu memang bagus untuk pendidikan mental dan moral atau sebagai alih-alih saja agar orang muda selalu patuh pada yang yang lebih tua?
Semoga saja memang untuk kepentingan moral. Belakangan ini banyak kaum muda meneriakkan agar yang muda dipersilakan untuk unjuk bicara. Bukti yang kongkrit ada pada hasil pemilu Jabar yang dimenangkan oleh pasangan anak muda HA-DE. Tetapi yang saya bingungkan kenapa masih ada senioritas pada beberapa event? Untuk apa?
Orang-orang yang meneriakkan agar kaum muda lebih dipercaya dan dimengerti pada saat kuliahnya tidak menghargai para junior. Ini komplikasi yang dialami bangsa mahasiswa. para tetua tingkat atas berrteriak kepada oarng tua : “Hargai kami yang muda. Berikan ruang bagi yang muda untuk beraspirasi.” Tapi di himpunan mereka berteriak kepada junior :”HEY Kalian apa yang kalian liat HA??kalian belum tau saya siapa? saya yang akan membawa pwrubahan pada bangsa. Kalian PUSH UP dulu 20 kali”.
yang mana yang benar? apakah pelajaran SD(untuk anak-anak) tidak tepat diterapkan pada dunia nyata(anak-anak sering menghayal). Kita tanya pada diri sendiri. Mari bercermin mulai diri sendiri kalau mau perubahan ubahlah sifat tidak baik dalam diri. Hargailah semua orang entah tua-muda, pria-wanita, kaya-miskin, tampan-buruk rupa, semua perlu dihargai.
peace d_ta
Posted by: dethapradipta on: 16 April 2008
Posted by: dethapradipta on: 16 April 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!